Sepanjang hidupnya manusia pasti mengalami bencana di berbagai belahan dunia. Entah bencana itu berasal dari faktor internal maupun eksternal. Bencana adalah sesuatu yang menimbulkan kesusahan, kerugian, penderitaan, dan kecelakaan. Faktor internal bencana disebabkan oleh alam, iklim, cuaca, dan lingkungan sekitar. Misalnya banjir, tanah longsor, gempa bumi, gunung meletus, dan sebagainya. Sedangkan faktor eksternal bencana berasal dari ulah manusia yang disengaja maupun tidak disengaja, misalnya kebakaran di tempat umum, kecelakaan lalu lintas, bom meledak, dan sebagainya
Bencana tidak dapat dihindari dan dicegah oleh manusia, terutama bencana alam. Bencana alam dapat menghancurkan. Tetapi ada bencana alam terjadi tidak secara alami. Contohnya adalah kelaparan, yaitu kekurangan bahan pangan dalam jumlah besar yang disebabkan oleh kombinasi faktor manusia dan alam. Bencana alam dapat dibagi menjadi beberapa kategori, yaitu bencana alam yang bersifat meteorologis, bencana alam yang bersifat geologis, wabah dan bencana ruang angkasa.
Bencana tidak dapat dihindari dan dicegah oleh manusia, terutama bencana alam. Bencana alam dapat menghancurkan. Tetapi ada bencana alam terjadi tidak secara alami. Contohnya adalah kelaparan, yaitu kekurangan bahan pangan dalam jumlah besar yang disebabkan oleh kombinasi faktor manusia dan alam. Bencana alam dapat dibagi menjadi beberapa kategori, yaitu bencana alam yang bersifat meteorologis, bencana alam yang bersifat geologis, wabah dan bencana ruang angkasa.
Salah satu bencana alam meteorologi adalah badai salju. Badai salju terjadi saat udara yang hangat dan basah bertemu dengan udara yang dingin. Massa udara yang hangat dan basah dan massa udara yang dingin tersebut dapat mencapai diameter 1000 km atau lebih. Badai salju yang memengaruhi Amerika Serikat Timur Laut sering mendapatkan uap air dari udara yang berpindah ke utara dari Teluk Meksiko dan udara yang dingin dari massa udara yang datang dari Arktik. Di Amerika Serikat Barat Laut, udara yang hangat dan basah dari Samudera Pasifik mendingin saat didorong ke atas oleh pegunungan. Banyak hal yang berbeda dapat memengaruhi gerakan, isi uap, dan suhu massa udara. Semua perbedaan tersebut memengaruhi jenis dan keparahan badai salju.
Badai salju yang terjadi dari tahun 2010 hingga 2011 menghantam negara Polandia. Polandia adalah sebuah negara republik di Eropa Tengah yang berbatasan dengan Jerman di Perbatasan Oder-Neisse, Ceko dan Slovakia, Rusia, Lithuania, Belarus serta Ukraina. Jumlah penduduk di Polandia yaitu 38,441,588 jiwa hingga Agustus 2011. Dengan suhu sekitar minus 20 derajat celcius, bahkan di kota sebelah timur Polandia, Bialystok suhu mencapai minus 26 derajat celcius. Parahnya badai salju ini terjadi setiap tahunnya dan menyebabkan berbagai dampak. Badai salju yang terjadi di Polandia ini memakan korban lebih dari 200 jiwa. Sebagian besar korban terjadi pada Desember 2010 dengan 130 lebih korban meninggal. Terutama bagi penduduk atau gelandangan yang tidak memilki rumah dan tinggal di pingir jalan.
Badai salju yang terjadi berhari-hari ini menganggu sejumlah aktivitas. Sarana transportasi juga tertunda dan terjebak karena amukan badai salju ini. Kemacetan dan kecelakan lalu lintas terjadi di mana-mana, yang juga membuat para pekerja frutasi. Selain itu pernukaan laut, danau, dan sungai tertutup lapisan es yang membeku. Badai salju ini diperkirakan menelan kerugian hingga ratusan milyaran.

1 comments:
Nama : "Kelompok Starbucks The Square" Vini Tanring - PTK C
Website : http://starbucksthesquaresurabaya.blogspot.com/
Email : starbucksthesquare@gmail.com
Kurang foto2 tentang snow storms. Thx. GBU :)
Posting Komentar